Thursday, May 28, 2026

LOMBA TTG INOVASI ALAT SANGGRAI KELAPA

 Nagan Raya, 29 Mei 2026


Gampong Kuala Tuha di Kecamatan Kuala Pesisir mendadak ramai dan penuh antusiasme. Pasalnya, Tim Juri dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Provinsi Aceh hadir langsung dalam rangka Klarifikasi Lapangan untuk menilai alat inovasi Sangrai Kelapa hasil karya Posyantek (Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna) Seulanga pada tanggal 22 Mei 2026.

Kegiatan ini juga dihadari juga oleh TAPM Nagan Raya berserta Pendamping Desa Kecamatan Kuala pesisir dan PLD wilayah dampingan.

Tim juri yang hadir merupakan para pakar dan akademisi terkemuka di Aceh, antara lain:

Perwakilan dari DPMG Provinsi Aceh

  • Aktifis dan akademisi dari Universitas Syiah Kuala (USK)

  • Akademisi dari Universitas Abulyatama

  • Pakar dari Fakultas Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh



Tujuan utama kedatangan tim juri lintas sektor ini bukan sekadar menilai di atas kertas, melainkan untuk melihat langsung bagaimana alat sangrai kelapa ini bekerja. Juri ingin memastikan kesesuaian antara dokumen teknis dengan realita di lapangan, serta mengukur seberapa besar manfaat praktis alat ini bagi peningkatan ekonomi masyarakat.

Sinergi Lintas Sektor: Dukungan untuk Inovator Lokal

Kegiatan klarifikasi lapangan ini juga dihadiri oleh berbagai undangan penting dari tingkat Kabupaten Nagan Raya. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata adanya perhatian besar terhadap perkembangan Teknologi Tepat Guna (TTG) di wilayah ini.

Beberapa instansi dan perusahaan yang turut hadir sebagai undangan antara lain:

  • PT BEL (Bara Energi Lestari)

  • Scopindo

  • Baitul Mal Kabupaten Nagan Raya

  • Bank Aceh Syariah (BPD Aceh)

  • Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop)

Kepala Dinas DPMGP4 Nagan Raya menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas kerja keras Daniel dan tim Posyantek Seulanga. Beliau berharap kunjungan juri tingkat provinsi ini menjadi gerbang pembuka bagi kemajuan TTG di Nagan Raya.

"Kami sangat berharap seluruh pihak yang hadir hari ini, baik dari unsur pemerintah maupun dunia usaha (swasta), dapat memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan inovasi alat sangrai kelapa ini. Semoga ke depan ada kolaborasi kuat, terutama dalam hal dukungan dana, demi keberlanjutan inovasi TTG di Kabupaten Nagan Raya." — Kadis DPMGP4 Nagan Raya

Dengan adanya penilaian lapangan ini, besar harapan masyarakat Gampong Kuala Tuha agar alat Sangrai Kelapa Posyantek Seulanga bisa meraih prestasi terbaik di tingkat provinsi dan menjadi solusi nyata bagi industri rumahan berbasis kelapa di Aceh.



No comments:

Post a Comment

Monitoring Kegiatan Ketahanan Pangan BUMG Cot Kumbang

Cot Kumbang, Tahun 2026 – Pemerintah Gampong Cot Kumbang bersama pengelola BUMG terus berupaya meningkatkan perekonomian masyarakat melalui...