Saturday, May 2, 2026

KETAHANAN PANGAN HEWANI BUDI DAYA IKAN LELE

     Monitoring Bersama TAPM dan PD melakukan kunjungan ke Gampong Kuta Sayeh Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya

.

Budi Daya Ikan Lele sistim Bioflok

Monitoring kegiatan Ketahanan Pangan Hewani melalui budidaya ikan lele sistem kolam bioflok yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025

Pelaksana: BUMDes Hudep Beusaree Gampong Kuta Sayeh .Budi daya ikan lele ini dengan Jumlah Kolam: 4 unit kolam bioflok bundar diameter 3 meter  Populasi Ikan: 5.000 ekor/kolam, total 20.000 ekor  dan  Umur Ikan: ± 30 hari sejak tebar benih  tanggal 12 April 2026.



Kondisi Kolam: Baik, aerasi aktif, air tidak berbau, pertumbuhan ikan merata , Menggunakan pakan pabrikan + probiotik sesuai SOP bioflok  

Pemasaran: Sudah dilakukan survei oleh MBG Suntu sebagai penyedia bahan baku program Makan Bergizi Gratis 


 

Catatan/Tindak Lanjut:  

1. Pertumbuhan ikan sesuai target, estimasi panen 30-40 hari ke depan  

2. BUMDes agar menyiapkan laporan produksi dan rencana distribusi hasil panen ke MBG Suntu  

3. Perlu pendampingan teknis lanjutan untuk manajemen kualitas air saat musim kemarau

Tuesday, April 28, 2026

Koordinasi TAPM Bersama DPMGP4 Nagan Rya




Nagan Raya,28 April 2026

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk koordinasi dengan DPMG4 terkait pelaksanaan pemeringkatan BUMDes serta evaluasi kinerja Tenaga Pendamping Profesional (TPP) oleh Kementerian Desa. Koordinasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, memastikan kelengkapan data, serta meningkatkan kualitas pelaporan dan penilaian yang dilakukan di tingkat desa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan proses pemeringkatan BUMDes dapat berjalan secara objektif, transparan, dan akuntabel sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan. Selain itu, evaluasi kinerja TPP menjadi langkah penting dalam mengukur efektivitas pendampingan desa serta mendorong peningkatan kapasitas dan profesionalisme pendamping dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Hasil dari koordinasi ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan serta perbaikan berkelanjutan terhadap pengelolaan BUMDes dan kinerja TPP kedepannya.

Thursday, April 23, 2026

KoORDINASI TAPM DENGAN DPMGP4 NAGAN RAYA

                                 Nagan Raya, 23 April 2026



     TAPM Nagan Raya melakukan Rapat Koordinasi bersama DPMGP4 Nagan Raya                                    dalam hal ini Kadis dan Kabid serta staf bidang Pemberdayaan Masyarakat                                              Nagan  raya..                                                                                                                                                  Tujuan rakor ini membahas beberapa hal antara lain mekanisme penginputan                                             Pemeringkatan  BUMDES/BUMDESMA serta capaian dalam proses penginputan                                     dan  peran Verifikasi dilakukan oleh DPMGP4 Nagan  Raya.

                             Adapun hal lain yang menjadi pembahasan Bumdes yang belum berbadan dan                                            pelaksanaan gelar TTG 2026 untuk Posyatek yang dilombakan katagori inovasi alat                                  yaitu Gampong Kuala Tuha dan Gampong sumber Daya


.

                                    

                                

Wednesday, January 28, 2026

Monitoring Pelaksanaan Kegiatan Ketahanan Pangan Gampong Padang Panyang Kecamatan Kuala Pesisir


 Nagan Raya, 28 Januari 2026

TAPM Safriani dan Wiryan dan Pendamping Desa Kecamatan Kuala Pesisir Indah Susilan melakukan monitoring Pelaksanaan Kegiatan Ketahanan Pangan Gampong Padang Panyang Kecamatan Kuala Pesisir yang didampingi oleh Pengurus  Bumdes sebagai  Ketua Bapak Zulfikar, Bendahara Akdina Ulfa dan Sekretaris Pocut Nurisma dan Unit Pelaksana Kegiatan .

Adapun kegiatan Ketahanan Pangan yang dikerjakan adalah Pemeliharaan ayam petelur sebanyak 1002 ekor induk ayam dengan anggaran Rp.230.000.000 atau 20 persen. Dari penjelasan Bapak Zulfikar sebagai Ketua BUMDES Perkembangan kembang tumbuh ayam sudah memasuki  4,5 bulan ( masa bertelur awal ). sementara usia ayam 5 bulan ternak ayam  akan mulai bertelur secara menyeluruh.

Jadi Target Produksi telur ayam diusia 5 bulan adalah 1002 butir / hari dikurang margin non produksi  per hari 10% dari indukan, jadi prediksi bersih 1002 butir - 120 butir = 882 butir per hari. Prakiraan Bumdes Seulanga dalam sebulan akan memiliki omset dari kegiatan Ketahanan Pangan per-bulannya 882 butir x 30 hari = 26.460 butir perbulan dengan penjualan perbutir Rp.1500, kebutuhan ini  hanya mencukupi untuk gampong Padang Panyang saja dan tidak mencukupi untuk kebutuhan MBG yang ditawarkan.

Perencanaan untuk tahun 2026 BUMDES Seulanga akan mengembangkan ayam petelur sebanyak 800 ekor lagi dan prakiraan untuk biasa tidak terlalu besar lagi karena tempat dan perlengkapan untuk kandang sudah ada.

Tuesday, October 14, 2025

Monitoring kegiatan Pembangunan Desa 2025

 


Monitoring pembangunan kegiatan drainase pembuangan air limbah rumah tangga yang dilaksanakan tanggal 4 September 2025 Desa Cot Mue Kecamatan Tadu Raya bersama Kepala Desa, BPD, Perangkat Desa, PD, PLD dan Pemerintah Kecamatan. Kegiatan ini meliputi pengecekan langsung lokasi, memastikan material dan pengerjaan sesuai standar, serta mengidentifikasi kendala di lapangan. Semua pihak bersama-sama berdiskusi untuk mencari solusi agar pembangunan berjalan lancar dan drainase berfungsi dengan baik. Pendamping juga mendokumentasikan progres pekerjaan sebagai bahan laporan dan evaluasi untuk perbaikan selanjutnya.

5 Hal Penting yang Perlu Diketahui dari SE Mendes PDT No. 8 Tahun 2025

 


 
Pemerintah Desa saat ini diminta untuk segera melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Mendes PDT Nomor 8 Tahun 2025. Tujuannya adalah untuk mempercepat dukungan terhadap Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dalam mengajukan pinjaman usaha, dengan tetap menjaga prinsip transparansi dan akuntabilitas Dana Desa.

1. Proposal Usaha yang Sederhana

KDMP cukup membuat proposal singkat, sekitar 2–3 lembar saja. Isinya langsung ke inti, meliputi:

Maksud dan tujuan usaha
Rencana usaha yang akan dijalankan
Manfaat bagi masyarakat desa
Kebutuhan modal atau pinjaman
Rencana pembayaran cicilan setiap bulan
Tidak perlu bertele-tele atau menuliskan sejarah panjang, yang penting jelas dan bisa dipahami semua pihak.
2. Pelaksanaan Musdesus

Musdesus dilakukan dengan menghadirkan Kepala Desa, pengurus KDMP, OPD terkait, dan pendamping desa. Diskusi dilakukan secara terbuka dan damai, fokus pada substansi — bukan saling menyalahkan. Inti pembahasan adalah menentukan batas dukungan Dana Desa yang dapat digunakan sebagai cadangan pembayaran pinjaman KDMP.

3. Mekanisme Dana Desa & Pinjaman

Beberapa poin penting yang perlu dipahami:

Dana Desa boleh digunakan sebagai jaminan cadangan pembayaran pinjaman KDMP.
Jika KDMP gagal bayar, maka pembayaran akan dipotong otomatis (intercept) oleh Kementerian Keuangan.
Bila KDMP memperoleh keuntungan, maka minimal 20% laba harus disumbangkan kembali untuk desa.
Tidak ada hubungan hutang-piutang antara Pemdes dan KDMP — yang ada hanyalah bentuk dukungan dan kerja sama saling menguntungkan.
4. Tahapan & Waktu Pelaksanaan

Musdesus harus selesai di tahun 2025, supaya hasilnya bisa masuk ke APBDes 2026. Setelah Musdesus:

Kepala Desa membuat surat persetujuan pinjaman
Lalu bersama KDMP mengajukan permohonan pinjaman ke bank Himbara
5. Arahan Tambahan dari Kemendes

Kemendes PDT akan segera menerbitkan Buku Saku berisi contoh-contoh usaha seperti penjualan LPG, pupuk, sembako, dan sebagainya. Fokus utama saat ini adalah KDMP harus menyiapkan proposal bisnis yang bagus dan menjalankan usaha dengan benar. Soal kontribusi ke desa, itu akan berjalan seiring dengan hasil usaha nantinya.

Intinya, Musdesus ini bukan sekadar formalitas, tapi langkah penting agar desa bisa ikut menggerakkan ekonomi lokal lewat koperasi yang sehat, transparan, dan berdaya saing.

Monday, October 13, 2025

Selamat Hari Bakti Pendamping Desa


Hari Bakti Pendamping Desa adalah momentum reflektif dan penuh makna bagi seluruh insan pendamping yang telah mendedikasikan tenaga, pikiran, dan hati demi kemajuan desa-desa di seluruh penjuru negeri. Di balik setiap data, program, dan kebijakan, ada jejak langkah pendamping yang tak kenal lelah menyusuri jalan-jalan desa, mendengarkan suara masyarakat, dan menjembatani harapan dengan kenyataan.

Pendamping desa bukan sekadar fasilitator pembangunan. Mereka adalah penggerak perubahan, penjaga integritas, dan sahabat masyarakat dalam mewujudkan desa yang mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan. Dalam dinamika lapangan yang penuh tantangan—dari validasi data hingga koordinasi lintas sektor—pendamping desa tetap teguh, menjunjung semangat gotong royong dan profesionalisme.

Hari ini, kita tidak hanya mengenang jasa, tetapi juga meneguhkan komitmen. Bahwa pendampingan bukanlah tugas sesaat, melainkan perjuangan berkelanjutan untuk memastikan setiap desa memiliki akses terhadap informasi, keadilan, dan peluang. Kita rayakan semangat kolaborasiinovasi, dan keberpihakan kepada masyarakat desa.

Selamat Hari Bakti Pendamping Desa. Teruslah menjadi cahaya di tengah tantangan, dan jembatan menuju masa depan desa yang lebih cerah.



KETAHANAN PANGAN HEWANI BUDI DAYA IKAN LELE

      Monitoring Bersama TAPM dan PD melakukan kunjungan ke Gampong Kuta Sayeh Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya . Budi Daya Ikan Lele...