Wednesday, June 10, 2026

Monitoring Kegiatan Ketahanan Pangan BUMG Cot Kumbang


Cot Kumbang, Tahun 2026 – Pemerintah Gampong Cot Kumbang bersama pengelola BUMG terus berupaya meningkatkan perekonomian masyarakat melalui berbagai kegiatan usaha yang produktif serta memastikan pemanfaatan Dana Desa (DD) berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.


Dalam rangka meninjau perkembangan usaha yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Gampong (BUMG), dilakukan kunjungan lapangan untuk melihat secara langsung pelaksanaan berbagai kegiatan yang sedang berjalan. Adapun unit usaha BUMG Gampong Cot Kumbang yang saat ini aktif dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat meliputi:

  1. Penyediaan lahan pertanian bagi masyarakat untuk budidaya padi seluas lebih kurang 30 rante (± 3,3 hektare).
  2. Usaha penyewaan hand traktor untuk mendukung kegiatan pertanian masyarakat.
  3. Usaha penyewaan tenda yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
  4. Usaha peternakan kerbau sebagai bagian dari program ketahanan pangan gampong.

Seluruh kegiatan usaha tersebut hingga saat ini masih berjalan dengan baik. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan peninjauan langsung terhadap kegiatan budidaya padi yang sedang berlangsung di lahan pertanian yang dikelola oleh masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat terus meningkatkan produktivitas pertanian serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga Gampong Cot Kumbang.

Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memastikan seluruh program yang didanai melalui Dana Desa maupun yang dikelola oleh BUMG dapat berjalan dengan baik, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kunjungan dan monitoring tersebut turut didampingi oleh Keuchik Gampong Cot Kumbang bersama Ketua BUMG, yang secara langsung memberikan informasi terkait perkembangan usaha dan realisasi kegiatan yang telah dilaksanakan sepanjang Tahun 2026.

Dengan adanya sinergi antara Pemerintah Gampong dan BUMG, diharapkan berbagai program pembangunan, pemberdayaan ekonomi, serta ketahanan pangan di Gampong Cot Kumbang dapat terus berkembang dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

Saturday, June 6, 2026

RAPAT KOORDINASI TAPM BULAN JUNI 2026


Rapat Internal TAPM Kabupaten Nagan Raya 5 Juni 2026,membahas capaian kegiatan pelaksanaan pembangunan desa dalam Kabupaten Nagan Raya, dengan kesimpulan sebagai berikut:

1. Masih diperlukan Penguatan secara Bersama-sama terhadap PD dan PLD dalam penyampaian laporan individu (DRP) dengan menggunakan Aplikasi DRP V3.

2. laporan mingguan RKTL Pengendalian Pembangunan Desa masih banyak tahapan yang belum terlaporkan, terutama tahapan perencanaan dan perlu menjadi perhatian agar kedepan semua PIC Kecamatan menyampaikan tembusan laporan kepada Korcam;

3. Capaian progres penyaluran Dana Desa tahun 2026 adalah:

a. Penyaluan dari RKUN ke RKD tahap I sudah 100% (222 desa) dengan total Anggaran Rp. 25.720.341.400,- (42,34%).

b. Penyaluran dari RKUN ke RKD tahap II baru 26 desa yaitu dengan jumlah Anggaran Rp. 3.890.326.200,- (6,40%)

c. Total Penyaluran DD Reguler tahun anggaran 2026 Kabupaten Nagan Raya Rp. 29.610.667.600,-

4. Perkembangan BUMDes/BUMDesma adalah BUMDes sudah berbadan Hukum 206 dan BUMDesma yang berbadan Hukum 1, tidak ada peningkatan progress jika dibandingkan bulan sebelumnya.

5. Capaiaan pelaporan pemanfaatan DD 2026 masih dalam tahap sosialisasi, sehingga belum dapat dilaporkan progresnya;

7. Progres Pembangunan Gerai KDMP ada 66 Gerai yang sudah dibangun dengan progres fisik berpariasi antara 25% sd 100%;

8. Progres pembayaran BLT-DD untuk Triwulan I belum dilakukan oleh semua desa yang sudah menetapkan KPM dikarenakan banyak KPM yang belum membuat rekening pada Bank yang ditunjuk.

Thursday, May 28, 2026

LOMBA TTG INOVASI ALAT SANGGRAI KELAPA

 Nagan Raya, 29 Mei 2026


Gampong Kuala Tuha di Kecamatan Kuala Pesisir mendadak ramai dan penuh antusiasme. Pasalnya, Tim Juri dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Provinsi Aceh hadir langsung dalam rangka Klarifikasi Lapangan untuk menilai alat inovasi Sangrai Kelapa hasil karya Posyantek (Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna) Seulanga pada tanggal 22 Mei 2026.

Kegiatan ini juga dihadari juga oleh TAPM Nagan Raya berserta Pendamping Desa Kecamatan Kuala pesisir dan PLD wilayah dampingan.

Tim juri yang hadir merupakan para pakar dan akademisi terkemuka di Aceh, antara lain:

Perwakilan dari DPMG Provinsi Aceh

  • Aktifis dan akademisi dari Universitas Syiah Kuala (USK)

  • Akademisi dari Universitas Abulyatama

  • Pakar dari Fakultas Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh



Tujuan utama kedatangan tim juri lintas sektor ini bukan sekadar menilai di atas kertas, melainkan untuk melihat langsung bagaimana alat sangrai kelapa ini bekerja. Juri ingin memastikan kesesuaian antara dokumen teknis dengan realita di lapangan, serta mengukur seberapa besar manfaat praktis alat ini bagi peningkatan ekonomi masyarakat.

Sinergi Lintas Sektor: Dukungan untuk Inovator Lokal

Kegiatan klarifikasi lapangan ini juga dihadiri oleh berbagai undangan penting dari tingkat Kabupaten Nagan Raya. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata adanya perhatian besar terhadap perkembangan Teknologi Tepat Guna (TTG) di wilayah ini.

Beberapa instansi dan perusahaan yang turut hadir sebagai undangan antara lain:

  • PT BEL (Bara Energi Lestari)

  • Scopindo

  • Baitul Mal Kabupaten Nagan Raya

  • Bank Aceh Syariah (BPD Aceh)

  • Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop)

Kepala Dinas DPMGP4 Nagan Raya menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas kerja keras Daniel dan tim Posyantek Seulanga. Beliau berharap kunjungan juri tingkat provinsi ini menjadi gerbang pembuka bagi kemajuan TTG di Nagan Raya.

"Kami sangat berharap seluruh pihak yang hadir hari ini, baik dari unsur pemerintah maupun dunia usaha (swasta), dapat memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan inovasi alat sangrai kelapa ini. Semoga ke depan ada kolaborasi kuat, terutama dalam hal dukungan dana, demi keberlanjutan inovasi TTG di Kabupaten Nagan Raya." — Kadis DPMGP4 Nagan Raya

Dengan adanya penilaian lapangan ini, besar harapan masyarakat Gampong Kuala Tuha agar alat Sangrai Kelapa Posyantek Seulanga bisa meraih prestasi terbaik di tingkat provinsi dan menjadi solusi nyata bagi industri rumahan berbasis kelapa di Aceh.



Thursday, May 21, 2026

PELAKSANAAN EVALUASI AUNTABILITAS KEUANGAN DI GAMPONG OLEH BPKP ACAH

 

NAGAN RAYA, 22 Mei 2026 Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Nagan Raya bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong Pengendalian Penduduk dan Perlindungan Perempuan (DPMGP4) Kabupaten Nagan Raya  mendampingi Tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh. Pendampingan ini terkait dengan pelaksanaan kegiatan Evaluasi Akuntabilitas Keuangan di Desa.

Foto bersama
Tim BPKP Aceh, DPMGP4,Aparatur Desa dan TAPM

Pendampingan ini dilakukan dalam rangka *Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Keuangan dan Pembangunan Desa* yang menyasar sejumlah gampong (desa) di wilayah kerja target evaluasi.

Kehadiran Tim BPKP Aceh ini bertujuan untuk memotret secara langsung sejauh mana efektivitas pengelolaan Dana Desa, mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban. Evaluasi ini bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan sebagai langkah pembinaan agar tata kelola keuangan desa semakin matang dan sesuai regulasi.

Adapun Tim dari BPKP Perwakilan Aceh yang bertugas dalam evaluasi ini terdiri dari 4 orang personel, yaitu:

1. Ar Rahmah (Ketua Tim)

2. Eka Puspa Sari (Anggota)

3. Audrey Marchelia Ahmad (Anggota)

4. Muhammad Reza Saputra (Anggota)

Selama jalannya evaluasi, Tim BPKP Aceh bersama tim pendamping melakukan verifikasi mendalam terhadap beberapa dokumen utama dan kondisi riil di lapangan, antara lain:

1. Kesesuaian APBG:* Memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG) disusun dan direalisasikan sesuai dengan regulasi serta prioritas kebutuhan masyarakat.

2. Aplikasi Siskeudes:* Memeriksa konsistensi input data pada Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dengan bukti fisik transaksional (kuitansi, nota, dan pajak).

3. Uji Petik Fisik Infrastruktur:* Melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan fisik di desa untuk memastikan volume, kualitas, dan asas manfaat bangunan telah sesuai dengan laporan pertanggungjawaban.

4.Penyaluran BLT-DD & Ketahanan Pangan:* Memastikan program jaring pengaman sosial dan ketahanan pangan desa tepat sasaran dan tepat jumlah.

Berdasarkan kriteria tertentu yang ditentukan langsung oleh pihak BPKP, berikut adalah daftar gampong di Kabupaten Nagan Raya yang terpilih menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan:

Kecamatan Kuala Pesisir yaitu Gampong Padang Panyang, Gampong Purwodadi, Gampong Kuala Trang. Dan Kecamatan Beutong Gampong Babah Krueng, Gampong Blang Dalam dan Gampong Kuta Jeumpa dan Kawasan Gampong Lhok Seumot.

Sebagai mitra strategis di daerah, *DPMGP4* bersama *TAPM* (unsur Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa/P3MD) turut mendampingi penuh proses ini. Sinergi ini penting untuk memastikan bahwa kendala-kendala teknis yang dihadapi oleh Pemerintah Gampong di lapangan dapat terpotret dengan objektif, sekaligus dicarikan solusi bersama.



Thursday, May 14, 2026

Verifikasi Bersama Pemeringkatan Bumdes

Lueng Baro, 15 Mei 2026,TAPM Nagan Raya bersama Kabid Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM),melakukan verifikasi bersama Pemeringkatan Bumdes Nagan Raya.  Verifiksi ini dilakukan setelah dilakukan verikasi tingkat kecamatan dan menunggu verifikasi Kbupaten.

Saat ini, proses pemeringkatan BUMDes di Kabupaten Nagan Raya sedang berlangsung dan telah memasuki tahap verifikasi kabupaten. Dari total 222 desa yang ada, sebanyak 212 BUMDes telah memiliki badan hukum. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah desa dalam mendukung legalitas dan penguatan kelembagaan BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat desa.

Dalam kegiatan pemeringkatan tersebut, tim melakukan pendataan dan penilaian terhadap berbagai aspek, mulai dari kelembagaan, administrasi, legalitas usaha, pengelolaan keuangan, hingga perkembangan unit usaha yang dijalankan oleh masing-masing BUMDes. Hasil pemeringkatan nantinya akan menjadi dasar evaluasi sekaligus pembinaan bagi BUMDes agar semakin berkembang dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Saat ini masih menunggu proses verifikasi tingkat kabupaten sebanyak 15 BUMDes. Pemerintah Kabupaten Nagan Raya mengharapkan seluruh desa segera melengkapi dokumen dan data pendukung agar proses pemeringkatan dapat diselesaikan tepat waktu.

Adapun batas akhir pelaksanaan pemeringkatan BUMDes ditetapkan hingga tanggal 24 Mei 2026. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh BUMDes di Kabupaten Nagan Raya dapat terus meningkatkan kapasitas usaha, tata kelola, serta kontribusinya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi desa dan kesejahteraan masyarakat.

 

Perkuat Transparansi, DPMGP4 Nagan Raya Gelar Sosialisasi Transaksi Non-Tunai APBG 2026

 


Nagan Raya, 15 Mei 2026

        Dalam upaya meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan desa,               Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Gampong, Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan (DPMGP4) Kabupaten Nagan Raya menyelenggarakan Sosialisasi Transaksi Non-Tunai Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG) Tahun  Anggaran 2026




Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, mulai tanggal 7 Mei hingga 12 Mei 2026, bertempat di Aula DPMGP4 Nagan Raya. Sosialisasi ini diikuti oleh perwakilan dari seluruh gampong di wilayah Kabupaten Nagan Raya, di mana setiap gampong mengutus dua orang peserta utama, yakni Keuchik dan Bendahara Gampong, didampingi oleh Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Gampong (Kasi PMG) dari masing-masing kecamatan. Kegiatan transaksi NonTunai juga didukung Peraturan Bupati Nagan Raya Nomor 7 Tahun 2026 Tentang Pelaksanaan Transaksi Non Tunai DiPemerintah GampongLingkup pemerintah Kabupaten Nagan Raya.

Menuju Tata Kelola Keuangan yang Modern

Penerapan transaksi non-tunai di tingkat gampong bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan untuk meminimalisir risiko kesalahan administrasi dan meningkatkan keamanan dalam peredaran uang negara.

Dalam sosialisasi ini, panitia menghadirkan para pakar sebagai narasumber utama, yaitu:

  1. Direktur Utama Bank Aceh Syariah (BPD) Cabang Jeuram – Memaparkan mekanisme teknis perbankan, sistem internet banking, serta dukungan infrastruktur digital untuk memudahkan transaksi di tingkat desa.
  2. Kepala DPMGP4 Nagan Raya – Memberikan arahan mengenai regulasi, dasar hukum, serta target capaian implementasi transaksi non-tunai dalam pelaporan APBG tahun 2026.

Fokus Pelaksanaan

Mengingat banyaknya jumlah gampong di Nagan Raya, pelaksanaan sosialisasi dibagi ke dalam beberapa gelombang jadwal untuk memastikan pemaparan materi berjalan efektif dan interaktif.

  • Peserta: Keuchik, Bendahara, dan Kasi PMG Kecamatan.
  • Materi Utama: Penggunaan aplikasi perbankan, prosedur penarikan dan transfer dana desa, serta sinkronisasi data transaksi dengan sistem pelaporan keuangan daerah.

Harapan Kedepan

Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya berharap seluruh aparatur gampong dapat segera beradaptasi dengan sistem digitalisasi keuangan. Dengan beralih ke transaksi non-tunai, diharapkan tidak ada lagi kendala dalam proses pencairan maupun pertanggungjawaban dana desa, sehingga pembangunan di tingkat gampong dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

"Sistem ini adalah langkah nyata kita untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan gampong yang bersih, inovatif, dan melek teknologi," ujar salah satu narasumber di sela-sela kegiatan.

 









Friday, May 8, 2026

MUSYAWARAH PEMBANGUNAN GAMPONG TAHUN 2026

 Nagan Raya, Sabtu 09 Mei 2026

Musrenbang Desa 2026 adalah Forum Musyawarah Tahunan yang dilaksanakan (umumnya pada akhir 2025 atau awal 2026 untuk menyusun, membahas, dan menyepakati Rencana Kerja pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun 2026 serta usulan Daftar Usulan RKP (DU-RKP Tahun 2027.

Gampong Kuala Tadu kecamatan Tadu Raya menggelar musyawarah Pembangunan Desa pada tanggal 27 Januari 2026 di Aula Kantor Keuchik kuala Tadu, yang dihadiri oleh Camat dan muspika serta Pendamping Desa dan PendampingLokal Desa.


Tujuan Musrenbang Gampong Menetapkan prioritas program Pembangunan yang didaanai APBDesa (DANA DESA, ADD) Tahun 2026.


Saturday, May 2, 2026

KETAHANAN PANGAN HEWANI BUDI DAYA IKAN LELE

     Monitoring Bersama TAPM dan PD melakukan kunjungan ke Gampong Kuta Sayeh Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya

.

Budi Daya Ikan Lele sistim Bioflok

Monitoring kegiatan Ketahanan Pangan Hewani melalui budidaya ikan lele sistem kolam bioflok yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025

Pelaksana: BUMDes Hudep Beusaree Gampong Kuta Sayeh .Budi daya ikan lele ini dengan Jumlah Kolam: 4 unit kolam bioflok bundar diameter 3 meter  Populasi Ikan: 5.000 ekor/kolam, total 20.000 ekor  dan  Umur Ikan: ± 30 hari sejak tebar benih  tanggal 12 April 2026.



Kondisi Kolam: Baik, aerasi aktif, air tidak berbau, pertumbuhan ikan merata , Menggunakan pakan pabrikan + probiotik sesuai SOP bioflok  

Pemasaran: Sudah dilakukan survei oleh MBG Suntu sebagai penyedia bahan baku program Makan Bergizi Gratis 


 

Catatan/Tindak Lanjut:  

1. Pertumbuhan ikan sesuai target, estimasi panen 30-40 hari ke depan  

2. BUMDes agar menyiapkan laporan produksi dan rencana distribusi hasil panen ke MBG Suntu  

3. Perlu pendampingan teknis lanjutan untuk manajemen kualitas air saat musim kemarau

Tuesday, April 28, 2026

Koordinasi TAPM Bersama DPMGP4 Nagan Rya




Nagan Raya,28 April 2026

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk koordinasi dengan DPMG4 terkait pelaksanaan pemeringkatan BUMDes serta evaluasi kinerja Tenaga Pendamping Profesional (TPP) oleh Kementerian Desa. Koordinasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, memastikan kelengkapan data, serta meningkatkan kualitas pelaporan dan penilaian yang dilakukan di tingkat desa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan proses pemeringkatan BUMDes dapat berjalan secara objektif, transparan, dan akuntabel sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan. Selain itu, evaluasi kinerja TPP menjadi langkah penting dalam mengukur efektivitas pendampingan desa serta mendorong peningkatan kapasitas dan profesionalisme pendamping dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Hasil dari koordinasi ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan serta perbaikan berkelanjutan terhadap pengelolaan BUMDes dan kinerja TPP kedepannya.

Thursday, April 23, 2026

KoORDINASI TAPM DENGAN DPMGP4 NAGAN RAYA

                                 Nagan Raya, 23 April 2026



     TAPM Nagan Raya melakukan Rapat Koordinasi bersama DPMGP4 Nagan Raya                                    dalam hal ini Kadis dan Kabid serta staf bidang Pemberdayaan Masyarakat                                              Nagan  raya..                                                                                                                                                  Tujuan rakor ini membahas beberapa hal antara lain mekanisme penginputan                                             Pemeringkatan  BUMDES/BUMDESMA serta capaian dalam proses penginputan                                     dan  peran Verifikasi dilakukan oleh DPMGP4 Nagan  Raya.

                             Adapun hal lain yang menjadi pembahasan Bumdes yang belum berbadan dan                                            pelaksanaan gelar TTG 2026 untuk Posyatek yang dilombakan katagori inovasi alat                                  yaitu Gampong Kuala Tuha dan Gampong sumber Daya


.

                                    

                                

Wednesday, January 28, 2026

Monitoring Pelaksanaan Kegiatan Ketahanan Pangan Gampong Padang Panyang Kecamatan Kuala Pesisir


 Nagan Raya, 28 Januari 2026

TAPM Safriani dan Wiryan dan Pendamping Desa Kecamatan Kuala Pesisir Indah Susilan melakukan monitoring Pelaksanaan Kegiatan Ketahanan Pangan Gampong Padang Panyang Kecamatan Kuala Pesisir yang didampingi oleh Pengurus  Bumdes sebagai  Ketua Bapak Zulfikar, Bendahara Akdina Ulfa dan Sekretaris Pocut Nurisma dan Unit Pelaksana Kegiatan .

Adapun kegiatan Ketahanan Pangan yang dikerjakan adalah Pemeliharaan ayam petelur sebanyak 1002 ekor induk ayam dengan anggaran Rp.230.000.000 atau 20 persen. Dari penjelasan Bapak Zulfikar sebagai Ketua BUMDES Perkembangan kembang tumbuh ayam sudah memasuki  4,5 bulan ( masa bertelur awal ). sementara usia ayam 5 bulan ternak ayam  akan mulai bertelur secara menyeluruh.

Jadi Target Produksi telur ayam diusia 5 bulan adalah 1002 butir / hari dikurang margin non produksi  per hari 10% dari indukan, jadi prediksi bersih 1002 butir - 120 butir = 882 butir per hari. Prakiraan Bumdes Seulanga dalam sebulan akan memiliki omset dari kegiatan Ketahanan Pangan per-bulannya 882 butir x 30 hari = 26.460 butir perbulan dengan penjualan perbutir Rp.1500, kebutuhan ini  hanya mencukupi untuk gampong Padang Panyang saja dan tidak mencukupi untuk kebutuhan MBG yang ditawarkan.

Perencanaan untuk tahun 2026 BUMDES Seulanga akan mengembangkan ayam petelur sebanyak 800 ekor lagi dan prakiraan untuk biasa tidak terlalu besar lagi karena tempat dan perlengkapan untuk kandang sudah ada.

Monitoring Kegiatan Ketahanan Pangan BUMG Cot Kumbang

Cot Kumbang, Tahun 2026 – Pemerintah Gampong Cot Kumbang bersama pengelola BUMG terus berupaya meningkatkan perekonomian masyarakat melalui...